Showing posts with label Politik. Show all posts

"Mobil Berdarah" Diduga Milik Penghuni Apartemen

9:06:00 AM

Mobil Swift berdarah (foto: Isnaini/okezone)
Mobil Swift berdarah (foto: Isnaini/okezone)
JAKARTA- Mobil Suzuki Swift GL berwarna silver dengan nomor polisi B1344 EVJ yang berlumuran darah masih menimbulkan tanda tanya. Siapa sebenarnya pemilik mobil yang terparkir di depan Apartemen Menara Cawang tersebut?.

Salah seorang warga, Novri, mengaku sering melihat mobil tersebut terparkir di depan Apartemen. Pria yang tinggal di lantai 16 Blok A ini menduga pemilik mobil merupakan warga penghuni apartemen.

"Saya sering lihat mondar-mandir jalanan sini, tapi memang parkir di depan saja, tidak di dalam, mungkin saja penghuni apartemen ini, soalnya banyak penghuni juga memarkir mobil di depan apartemen," ujar Novri saat ditemui di lokasi, Sabtu (25/1/2014).

Menurut petugas keamanan apartemen, mobil tersebut tidak terdaftar dalam langganan parkir apartemen. Biasanya, para penghuni apartemen mendaftarkan kendaraannya untuk parkir berlangganan.

"Ini tidak terdaftar mobilnya," ujar petugas keamanan yang enggan disebut namanya itu.

Sejauh ini, petugas kepolisian Sektor Kramatjati tengah menyelidiki mobil misterius itu dengan meminta keterangan dari para saksi dan warga setempat.

Mobil Suzuki Swift ditemukan terparkir dengan kondisi rusak parah, seluruh bagian kaca mobil pecah, serta gagang perseneling patah, Sabtu pagi sekira pukul 09.45 WIB. Ditemukan banyak bercak darah dalam mobil yang memiliki ciri bendera negara Jepang yang tertempel di plat nomor bagian depan itu. Bercak darah terlihat pada bagian jok mobil bagian depan dan di pintu kiri bagian depan mobil.

Mobil pertama kali ditemukan oleh seorang Anggota Babinsa Kelurahan Cililitan, Sersan Mayor Wasiman. Tidak diketahui secara pasti kapan mobil tak bertuan itu terparkir di depan Apartemen Menara Cawang ini.
(uky)

Read More

Tol Cipularang Ambles, Jalur Puncak Macet

9:05:00 AM

detail berita
BOGOR- Amblesnya jalan di Tol Cipularang KM 72 Jakarta menuju Bandung berimbas pada kemacetan yang terjadi di Puncak, Bogor. Sebab, sejumlah kendaraan dari arah Jakarta menuju arah Bandung dialihkan ke jalur puncak.

Kemacetan di jalur puncak sudah terjadi, Sabtu (25/1/2014) sekira pukul 07.00 WIB, terlihat dari antrean kendaraan dari pintu Tol Gadog menuju kawasan Puncak. Selain pengalihan jalur, kepadatan juga terjadi karena banyaknya warga yang menghabiskan waktu libur akhir pekan ke kawasan Puncak.

Untuk mengurai kemacetan, petugas kepolisian Polres Bogor, menggunakan sistem buka tutup jalur bagi kendaraan yang melintas.

Kasatlantas Polres Bogor, AKP Muhammad Caniago, pengalihan jalan tersebut akan terus dilaksanakan sampai selesainya perbaikan tol cipularang. "Kendaraan akan terus dialihkan ke arah Puncak, belum ada informasi tepatnya kapan, tapi jika sudah selesai perbaikan jalan amblas jalur akan kembali normal," ujarnya kepada Okezone.

Ia melanjutkan, bagi para pengendara untuk tetap bersabar dan tetap mematuhi semua peraturan lalu lintas. Selain itu, warga juga diminta bersabar atas imbas pemberlakuan buka tutup jalur ini.

"Jadi jangan melakukan pelambungan-pelambungan, karena jika melakukan pelambungan otomatis kendaraan dari arah berlawanan tidak bisa lewat dan teradi kuncian arus lalu lintas yang berakibat kepada kemacetan yang semakin parah," pungkasnya.  (ugo)

Read More

Perahu Disapu Banjir Bandang, 3 Orang Tewas & 26 Hilang

9:05:00 AM

Ilustrasi banjir bandang di pesisir pantai (Dok: Sindo TV)
Ilustrasi banjir bandang di pesisir pantai (Dok: Sindo TV)
JAKARTA - Provinsi Sulawesi Utara kembali diterjang banjir hebat, Sabtu (25/1/2014) sekira pukul 10.00 Wita. Informasi tersebut diperoleh dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Pada pukul 10.00 Wita terjadi musibah di Desa Nameng, Kecamatan Siau Barat, Kabupaten Sitaro, Sulut. Sebanyak 37 orang yang berada di dalam perahu di Pantai Nameng dengan tujuan menuju Kota Siau tiba-tiba diterjang banjir yang berasal anak sungai dari pegunungan,” tulis Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, dalam pesan singkatnya.

Akibat bencana tersebut, lanjut dia, setidaknya tiga orang tewas, delapan orang selamat, dan 26 belum ditemukan.

“Pencarian korban masih dilakukan oleh tim SAR gabungan,” tambahnya.

Sutopo menambahkan, pada Jumat 24 Januari 2014 sekira pukul 19.30 Wita juga terjadi hujan deras disertai angin kencang.

“Hal tersebut menimbulkan longsor di Manado dan Minahasa yang menyebabkan dua orang tewas,” terangnya.

Read More

Jumlah Sementara Rumah Rusak di Banyumas Akibat Gempa 93 Unit

9:04:00 AM

BANYUMAS - Jumlah rumah yang rusak di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, akibat gempa bumi hingga malam ini bertambah menjadi 93 unit. Sebelumnya, tercatat 40 rumah rusak dan satu masjid roboh.

Meski sejauh ini demikian belum ada laporan korban jiwa. Dua warga menderita luka ringan karena tertimpa material bangunan rumah.

Kerusakan parah tercatat di tiga desa di Kecamatan Pekuncen, yaitu Desa Karang Klesem, Kranggan, dan Tumiyang.

Bupati Banyumas, Achmad Husein, yang meninjau rumah-rumah yang rusak, Sabtu (25/1/12014) sore, mengatakan, ada dua kecamatan yang terdampak gempa. Selain Pekuncen, satu kecamatan lainnya adalah Karang Lewas.

Meski demikian, kata dia, kerusakan rumah di Karang Lewas, hanya sedikit, yakni dua rumah. Dua rumah rusak tersebut berada di Desa Sunyalangu dan Desa Babakan.

Sementara itu, Karsiti, warga yang rumahnya rusak, mengatakan, saat guncangan terjadi dia berada di dalam rumah. Kerasnya guncangan membuat perabot rumah bergetar dan lampu bergoyang.

Ia dan keluarganya langsung keluar rumah menyelamatkan diri. Meski rumahnya rusak parah, namun Karsiti bersyukur keluarganya selamat.

Seperti diketahui, gempa bumi tejadi pada pukul 12.14 WIB bertitik pusat di 8,48 derajat Lintang Selatan dan 109,17 derajat Bujur Timur dengan kedalaman 48 kilometer. Koordinat tersebut berada di 104 kilometer sebelah barat daya Kabupaten Kebumen.

(Saladin Ayyubi/Sindo TV/ton)

Read More

Tol Cipularang Ambles, Jalur Puncak Macet

9:04:00 AM

detail berita
BOGOR- Amblesnya jalan di Tol Cipularang KM 72 Jakarta menuju Bandung berimbas pada kemacetan yang terjadi di Puncak, Bogor. Sebab, sejumlah kendaraan dari arah Jakarta menuju arah Bandung dialihkan ke jalur puncak.

Kemacetan di jalur puncak sudah terjadi, Sabtu (25/1/2014) sekira pukul 07.00 WIB, terlihat dari antrean kendaraan dari pintu Tol Gadog menuju kawasan Puncak. Selain pengalihan jalur, kepadatan juga terjadi karena banyaknya warga yang menghabiskan waktu libur akhir pekan ke kawasan Puncak.

Untuk mengurai kemacetan, petugas kepolisian Polres Bogor, menggunakan sistem buka tutup jalur bagi kendaraan yang melintas.

Kasatlantas Polres Bogor, AKP Muhammad Caniago, pengalihan jalan tersebut akan terus dilaksanakan sampai selesainya perbaikan tol cipularang. "Kendaraan akan terus dialihkan ke arah Puncak, belum ada informasi tepatnya kapan, tapi jika sudah selesai perbaikan jalan amblas jalur akan kembali normal," ujarnya kepada Okezone.

Ia melanjutkan, bagi para pengendara untuk tetap bersabar dan tetap mematuhi semua peraturan lalu lintas. Selain itu, warga juga diminta bersabar atas imbas pemberlakuan buka tutup jalur ini.

"Jadi jangan melakukan pelambungan-pelambungan, karena jika melakukan pelambungan otomatis kendaraan dari arah berlawanan tidak bisa lewat dan teradi kuncian arus lalu lintas yang berakibat kepada kemacetan yang semakin parah," pungkasnya.  (ugo)

Read More

Polisi Temukan Pemilik 'Mobil Berdarah' di Cawang

9:03:00 AM

Suzuki Swift yang gegerkan warga Apartemen Menara Cawang (Foto: Isnaini/Okezone)
Suzuki Swift yang gegerkan warga Apartemen Menara Cawang (Foto: Isnaini/Okezone)
JAKARTA - Polisi berhasil menemukan pemilik mobil berdarah yang terparkir di depan Apartemen Menara Cawang, Jalan SMA 14 Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur. Pemilik mobil tersebut diketahui sepasang suami istri pegawai negeri sipil (PNS).

Sang istri bernama Fitri Istanti (33), sedang suami bernama Abidin Athar (34). Keduanya merupakan warga Kompleks Graha Mutiara Minimalis II, Jati Makmur, Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Mobil Suzuki Swift berwarna silver dengan nomor polisi B 1344 NVJ itu diketahui baru dua bulan dibeli. Pada Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) diketahui mobil keluaran 2007 tersebut masih atas nama pemilik sebelumnya yakni Samsul Alam.

Menurut informasi yang dihimpun Okezone, diduga mobil yang ditemukan dalam kondisi kaca bagian depan dan belakang pecah itu sengaja dirusak. Motifnya terkait permasalahan rumah tangga.

Seperti dikeritakan, pada Sabtu (25/1/2014) pagi sekira pukul 09.00 WIB, warga sekitar Apartemen Menara Cawang digegerkan dengan penemuan mobil misterius yang berlumuran darah. Terdapat bercak darah yang telah mengering pada jok bagian depan dan pintu bagian kiri depan. Kaca mobil hampir seluruhnya pecah dan gagang persneling mobil patah.

Read More